Ambon,Malukubisa.net-Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) untuk posisi Sekretaris Kota (Sekot) Ambon resmi memasuki tahap pendaftaran. Tiga kandidat telah menyerahkan berkas dan dinyatakan lengkap oleh panitia seleksi.
Ketiga calon tersebut masing-masing Asprie B. Gaspersz yang saat ini menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan, Steven Dominggus selaku Kepala BKSDM Kota Ambon, serta Roby Sapulette yang kini menjabat sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekot Ambon.
Panitia seleksi telah menerima dan meneliti seluruh dokumen yang dipersyaratkan. Berkas yang diperiksa meliputi ijazah serta sejumlah dokumen utama seperti surat lamaran bermaterai, rekomendasi Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK), pakta integritas, hingga berbagai surat pernyataan terkait disiplin, bebas pidana, bebas narkoba, dan keterangan bebas temuan dari inspektorat.
Seluruh persyaratan tersebut telah diserahkan dan kini memasuki tahap verifikasi oleh panitia seleksi sesuai mekanisme yang berlaku.
Berdasarkan pengamatan, ketiga kandidat dinilai telah memenuhi syarat administratif. Persaingan pun kini mengerucut pada tahapan berikutnya, yang akan menentukan siapa yang paling layak menduduki jabatan strategis tersebut.
Roby Sapulette, yang saat ini masih mengemban tugas sebagai Plh Sekot, dinilai memiliki keunggulan dalam hal koordinasi internal pemerintahan. Mantan Kepala Dinas Perhubungan Kota Ambon ini dianggap mampu menyelaraskan kerja birokrasi serta mendukung pelaksanaan 17 program prioritas Wali Kota. Ia juga dikenal sebagai figur komunikatif yang kerap menjadi juru bicara pemerintah dalam berbagai forum, termasuk agenda “Wali Kota Jumpa Rakyat”.
Sementara itu, Asprie B. Gaspersz yang pernah menjabat Sekretaris DPRD Kota Ambon dinilai memiliki pengalaman dalam menjembatani hubungan antara legislatif dan eksekutif. Ia menyatakan maju dalam seleksi ini sebagai bentuk komitmen untuk memperbaiki tata kelola birokrasi di Kota Ambon.
Di sisi lain, Steven Dominggus yang kini memimpin BKSDM Kota Ambon dikenal sebagai sosok pekerja yang lebih banyak bertindak daripada berbicara. Pengalamannya di bidang pengelolaan sumber daya manusia dinilai menjadi modal penting dalam memperkuat sistem birokrasi pemerintahan.
Kini, publik Kota Ambon menanti hasil seleksi yang akan menentukan siapa di antara ketiga kandidat tersebut yang paling layak menduduki kursi Sekretaris Kota Ambon, sesuai dengan mekanisme dan keputusan akhir pimpinan daerah.













