Example floating
Example floating
Example 728x250
PemerintahanPemkot Ambon

Dari Posyandu untuk Kemanusiaan, Tim Pembina Posyandu Kota Ambon Hadirkan Harapan Lewat Program RTLH di Nusaniwe ‎

169
×

Dari Posyandu untuk Kemanusiaan, Tim Pembina Posyandu Kota Ambon Hadirkan Harapan Lewat Program RTLH di Nusaniwe ‎

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

AMBON,Malukubisa.net-Kepedulian nyata kembali ditunjukkan Tim Posyandu Kota Ambon saat turun langsung meninjau kondisi warga di Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon Kamis 4/6/2026.

Dalam kunjungan tersebut, Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Ambon Lisa Wattimena menemukan tiga keluarga yang hidup dalam kondisi memprihatinkan di rumah tidak layak huni (RTLH), dan memastikan mereka segera diproses untuk mendapatkan bantuan pemerintah.

Example 300x600

Tiga keluarga yang menjadi perhatian itu yakni keluarga Yondri Angkotta dan Friko Anggota di kawasan Waimahu, Negeri Latuhalat, serta keluarga Yomima Joseph di Dusun Airlouw, Negeri Nusaniwe.

Kunjungan tersebut menjadi momen haru ketika Lisa melihat langsung kondisi rumah warga yang jauh dari kata layak. Atap bocor, dinding rapuh, hingga fasilitas dasar yang tidak memadai menjadi gambaran kehidupan yang selama ini dijalani warga.

Perhatian khusus diberikan kepada Yomima Joseph, seorang lansia berusia 91 tahun yang hidup bersama satu anak dan dua cucunya dalam kondisi serba terbatas.

Rumah yang ditempati langsia Yomima hanya berdinding seng tua berkarat dan bahkan belum memiliki jamban yang layak.

Sementara itu, Yondri Angkotta dan Friko Anggota juga hidup dalam tekanan ekonomi. Keduanya tidak memiliki pekerjaan tetap dan sehari-hari hanya mengandalkan pekerjaan serabutan, termasuk membantu nelayan setempat demi memenuhi kebutuhan hidup keluarga.

Tersentuh dengan kenyataan yang ditemui di lapangan, Lisa Wattimena yang didampingi sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Ambon, termasuk Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim), langsung meminta agar ketiga keluarga tersebut segera didata untuk diusulkan sebagai penerima bantuan RTLH.

Tak hanya bantuan rumah, Pemerintah Kota Ambon juga akan menindaklanjuti kebutuhan sosial mereka melalui Dinas Sosial agar bantuan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan warga.

Menurut Lisa, Posyandu kini memiliki peran yang lebih luas dan tidak lagi hanya fokus pada pelayanan kesehatan ibu, anak, dan lansia. Posyandu juga harus hadir sebagai wadah untuk menyerap berbagai persoalan sosial masyarakat.

“Posyandu bukan hanya soal kesehatan. Masalah rumah tidak layak huni, bantuan sosial, air bersih, hingga kebutuhan dasar masyarakat lainnya juga harus menjadi perhatian bersama,” ujar Lisa.

‎Ia pun berharap seluruh kader Posyandu di Kota Ambon semakin aktif dan peka terhadap kondisi sosial di lingkungan masing-masing. “Kader Posyandu adalah perpanjangan tangan pemerintah di tengah masyarakat. Mereka harus mampu mendengar, melihat, lalu melaporkan persoalan warga agar cepat ditindaklanjuti,” tandasnya.

‎Kunjungan tersebut menjadi bukti bahwa Posyandu kini hadir bukan sekadar sebagai pusat pelayanan kesehatan, tetapi juga sebagai jembatan kepedulian sosial yang membawa harapan baru bagi masyarakat kecil demi kehidupan yang lebih layak dan sejahtera.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *