Example floating
Example floating
Example 728x250
Kabupaten Buru

MTQ ke-16 Kabupaten Buru Resmi Dibuka, Bupati Ikram Umasugi: Al-Qur’an Benteng Moral Generasi Bupolo

72
×

MTQ ke-16 Kabupaten Buru Resmi Dibuka, Bupati Ikram Umasugi: Al-Qur’an Benteng Moral Generasi Bupolo

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BURU, Malukubiasa.net-Bupati Kabupaten Buru, Ikram Umasugi, secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-16 tingkat Kabupaten Buru tahun 2026. Pembukaan berlangsung meriah dan dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Buru, anggota DPRD Provinsi Maluku, staf ahli, pimpinan OPD, Ketua TP-PKK, Ketua Dharma Wanita, para kepala desa, serta seluruh peserta kafilah dari berbagai kecamatan di Kabupaten Buru.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar agenda seremonial maupun ajang perebutan piala semata. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen bersama dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan dan moral generasi muda di tengah derasnya arus modernisasi.

Example 300x600

“Di tengah derasnya arus modernisasi, inilah benteng pertahanan kita yang terakhir. Tantangan terbesar hari ini adalah menjaga kemuliaan akhlak generasi muda. Kita tidak ingin anak-anak di Bumi Bupolo hanya cerdas secara teknologi, tetapi rapuh secara ideologi dan moral,” ujar Bupati.

Ia menilai, MTQ menjadi jawaban atas krisis moral yang tengah dihadapi generasi muda, sekaligus menegaskan bahwa Al-Qur’an harus menjadi penopang utama dalam kehidupan masyarakat.

Mengusung tema membangun generasi Qur’ani yang berilmu, berakhlak mulia, dan berbudaya menuju Bupolo Berseri, Bupati menyebut kegiatan tersebut sebagai langkah nyata menjemput masa depan Kabupaten Buru yang lebih baik.

“Kita ingin membuktikan bahwa iman, ilmu pengetahuan, dan adat istiadat Buru dapat berjalan beriringan. Al-Qur’an tidak hadir untuk menghapus budaya, melainkan memuliakan budaya dengan cahaya kebenaran,” katanya.

Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada LPTQ Kabupaten Buru serta seluruh panitia pelaksana atas dedikasi dan kerja sama dalam menyukseskan pelaksanaan MTQ ke-16.

Kepada para dewan hakim, Bupati menitipkan amanah agar menjalankan tugas secara objektif, jujur, dan profesional.

“Tugas dewan hakim bukan hanya menilai suara, tetapi menjaga kemurnian prestasi. Dari ketajaman pena dan keadilan nurani saudara-saudari akan lahir mutiara-mutiara terbaik dari Bumi Bupolo,” tegasnya.

Sementara kepada para peserta kafilah dari seluruh kecamatan, Bupati memberikan motivasi agar mengikuti perlombaan dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas.

“Kalian adalah wajah masa depan Kabupaten Buru. Jadikan MTQ ini sebagai tangga pertama menuju cita-cita yang lebih tinggi,” ujarnya.

Bupati juga menegaskan bahwa MTQ tingkat kabupaten ini menjadi ajang pencarian bibit unggul yang nantinya akan dipersiapkan untuk mengikuti MTQ tingkat Provinsi Maluku pada Juni 2026 mendatang.

Ia berharap kafilah Kabupaten Buru dapat tampil membanggakan hingga tingkat nasional bahkan internasional.

“Tunjukkan kepada dunia bahwa dari Tanah Bupolo lahir generasi yang mampu mengetarkan hati dengan ayat suci Al-Qur’an serta mencerdaskan dunia dengan ilmu dan semangat,” katanya.

Menutup sambutannya, Bupati mengingatkan masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak hanya menjadikan Al-Qur’an sebagai bacaan ataupun perlombaan, melainkan sebagai pedoman hidup sehari-hari.

“Bacalah Al-Qur’an di waktu fajar, pahami saat belajar, dan amalkan dalam kehidupan sosial. Jika Al-Qur’an tertanam dalam hati, maka akan lahir generasi yang cerdas ilmunya, santun akhlaknya, dan teguh menjaga akar budaya,” pungkasnya.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat menjadikan lantunan ayat suci Al-Qur’an selama pelaksanaan MTQ sebagai doa dan keselamatan bagi Kabupaten Buru serta terwujudnya Bupolo Berseri.(D.S)

Example 300250
Editor: M
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *