Example floating
Example floating
Example 728x250
PemerintahanPemkot Ambon

Pemkot Ambon Dorong Negeri Adat Lestarikan Budaya Leluhur, Wali Kota: Panas Pela dan Gandong Harus Dihidupkan

19
×

Pemkot Ambon Dorong Negeri Adat Lestarikan Budaya Leluhur, Wali Kota: Panas Pela dan Gandong Harus Dihidupkan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

AMBON,Malukubisa.Net-Pemerintah Kota Ambon terus mendorong seluruh negeri adat di Kota Ambon untuk menjaga, melestarikan, dan menghidupkan kembali tatanan adat serta budaya yang diwariskan para leluhur.

Hal tersebut disampaikan Upulatu Kota Ambon, Wali Kota Ambon Drs. Bodewin M. Wattimena, saat memberikan sambutan pada pembukaan Festival Marawai yang berlangsung meriah di Negeri Hatalai, Kecamatan Leitimur Selatan, Selasa (25/8/2026).

Example 300x600

Wattimena mengatakan, pelestarian adat dan budaya tidak boleh hanya menjadi simbol atau kegiatan seremonial, tetapi harus terus diwariskan kepada generasi muda melalui berbagai kegiatan budaya di negeri-negeri adat.

Menurutnya, seluruh negeri/desa di Kota Ambon perlu kembali menghidupkan tradisi panas pela dan panas gandong sebagai bagian penting dalam memperkuat hubungan persaudaraan antarnegeri.

“Seluruh negeri di Kota Ambon wajib melakukan panas pela dan panas gandong. Ini penting untuk kembali mengingatkan kita semua bahwa ada nilai-nilai budaya dan sejarah yang harus terus dijaga dan diwariskan,” ujar Wattimena.

Ia menambahkan, berbagai atraksi yang ditampilkan dalam Festival Marawai menjadi sarana untuk memperkenalkan kembali kekayaan budaya kepada generasi muda. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa adat dan budaya merupakan bagian penting dari identitas masyarakat Maluku.

“Lewat atraksi budaya Marawai ini, kita ingin mengingatkan anak-anak muda tentang pentingnya melestarikan budaya yang diwariskan oleh para leluhur,” katanya.

Karena itu, Pemerintah Kota Ambon, lanjut Wattimena, akan terus mendukung pelaksanaan festival budaya sekaligus mendorong pembentukan dan pengembangan sanggar-sanggar budaya di negeri-negeri adat di Kota Ambon.

Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Maluku, khususnya Gubernur Maluku dan jajaran, yang terus memberikan perhatian terhadap pengembangan budaya lokal di Kota Ambon.

“Dengan keterbatasan yang kita miliki, pemerintah provinsi dan pemerintah kota terus berupaya hadir bagi seluruh masyarakat di Kota Ambon tercinta ini,” ungkapnya.

Khusus kepada Pemerintah Negeri Hatalai, Wattimena meminta agar terus membangun kebersamaan dan memperkuat kerja sama dengan seluruh negeri di Kota Ambon serta Pemerintah Kota Ambon.

Ia berharap kolaborasi tersebut dapat memperkuat pembangunan Kota Ambon, khususnya di bidang seni dan budaya.

“Kita harus terus membangun kebersamaan dan kerja sama dengan seluruh negeri bersama Pemerintah Kota Ambon untuk membangun kota ini, terutama di bidang seni dan budaya,” tandasnya.

Festival Marawai di Negeri Hatalai turut dihadiri langsung oleh Gubernur Maluku, pimpinan OPD lingkup Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemerintah Kota Ambon, Sekretaris Daerah Kota Ambon, Ketua Klasis Ambon Timur, Ketua Majelis Jemaat GPM Hatalai, perwakilan Bank Maluku-Malut, Forkopimcam Leitimur Selatan, Pemerintah Negeri Hatalai, para raja se-Kecamatan Leitimur Selatan, Raja Amahusu, serta gandong Amahusu.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *