AMBON,Malukubisa.Net-Kamis (20/8/2026) Pemilihan Duta Generasi Berencana (Genre) Kota Ambon Tahun 2026 menjadi bagian dari upaya pembinaan generasi muda agar mampu menjadi teladan sekaligus agen perubahan di tengah masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Bunda Genre Kota Ambon, Lisa Wattimena, dalam sambutannya pada kegiatan Pemilihan Duta Genre Kota Ambon Tahun 2026, Kamis (20/8/2026).
Lisa mengatakan, para finalis Duta Genre diharapkan tidak hanya menjadi peserta dalam sebuah ajang pemilihan, tetapi mampu membangun jejaring dan mengajak lebih banyak remaja untuk terlibat dalam berbagai kegiatan Generasi Berencana.
Menurutnya, pemilihan Duta Genre bukan sekadar kegiatan seremonial maupun ajang mencari siapa yang paling percaya diri atau paling berprestasi. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan wadah untuk menemukan generasi muda yang memiliki karakter, wawasan, kreativitas, kepedulian, serta komitmen menjadi teladan bagi teman sebaya.
“Menjadi Duta Genre berarti siap menjadi bagian dari generasi yang memiliki perencanaan dalam kehidupan, memahami pentingnya pendidikan dan kesehatan, membangun masa depan, menjauhi pernikahan dini, menghindari perilaku berisiko, serta mampu mempersiapkan kehidupan berkeluarga dengan sebaik-baiknya,” ujar Lisa.
Ia menegaskan, seluruh finalis yang hadir sesungguhnya telah menjadi pemenang. Sebab, kemenangan tidak hanya ditentukan oleh siapa yang memperoleh gelar juara, tetapi juga dari kemampuan memberikan pengaruh positif dan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya.
Lisa mengajak para peserta untuk berani bermimpi besar, namun tetap memiliki arah dan perencanaan dalam menentukan masa depan.
“Jadilah generasi yang cerdas dalam mengambil keputusan. Berani berkata tidak terhadap hal-hal yang dapat merusak masa depan dan berani berkata ya kepada pendidikan, prestasi, kesehatan dan cita-cita,” pesannya.
Ia juga mengingatkan para finalis agar memanfaatkan masa muda untuk belajar, berkarya, mengembangkan potensi, serta memberikan manfaat bagi orang lain. Menurutnya, tugas seorang Duta Genre tidak berhenti pada selempang dan penampilan, tetapi harus diwujudkan melalui aksi nyata di tengah masyarakat.
Lisa berharap para Duta Genre terpilih nantinya mampu menjadi agen perubahan, membangun komunikasi dan jejaring dengan berbagai pihak, serta terus meningkatkan kapasitas diri menghadapi tantangan zaman yang terus berkembang.
“Mahkota atau gelar bukanlah akhir dari sebuah perjuangan, tetapi merupakan langkah awal dengan tanggung jawab yang besar untuk berkontribusi dan menjadi pelopor serta contoh positif bagi generasi muda lainnya,” katanya.
Lisa juga menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung para Duta Genre, mendengarkan aspirasi mereka, dan bersama-sama membangun Kota Ambon yang lebih baik melalui karya serta kreativitas generasi muda.
Ia pun berpesan agar generasi muda tidak sekadar menunggu masa depan, tetapi mulai merencanakannya sejak sekarang.
“Jadilah generasi yang berencana, yang merencanakan masa depan, bukan sekadar menunggu masa depan,” tandasnya.
Kegiatan Pemilihan Duta Genre Kota Ambon Tahun 2026 kemudian secara resmi dibuka dengan memohon pertolongan Tuhan Yang Maha Esa. Para finalis selanjutnya mengikuti seluruh rangkaian proses pemilihan dengan menjunjung tinggi sportivitas, persaudaraan dan rasa percaya diri.












