Ambon,Makukubisa.net— Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Bunda PAUD Kota Ambon, Lisa Wattimena, mengajak seluruh organisasi mitra untuk memperkuat kolaborasi dalam mendukung pelaksanaan pendidikan anak usia dini (PAUD) yang bermutu dan merata di Kota Ambon.
Ajakan tersebut disampaikan Lisa saat menghadiri kegiatan Komitmen Bersama Organisasi Mitra Bersama Bunda PAUD Kota Ambon dalam Rangka Mendukung PAUD Bermutu Menuju Anak Indonesia Emas, yang berlangsung di Ambon, Kamis (16/10). Kegiatan ini sejalan dengan Peraturan Wali Kota Ambon Nomor 35 Tahun 2025 tentang Pelaksanaan PAUD Satu Tahun Pra SD.
Menurut Lisa, masa depan bangsa sangat ditentukan oleh bagaimana pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan menyiapkan generasi sejak usia dini.
> “Kalau kita bicara soal masa depan bangsa, maka harus dimulai dari sekarang. Kita tidak bisa menunda. Fondasi untuk melahirkan generasi emas Kota Ambon 2045 harus kita bentuk sejak dini,” ujarnya.
Lisa menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, Pokja Bunda PAUD, dan seluruh organisasi mitra dalam membangun sistem PAUD yang berkelanjutan dan berkualitas.
> “Kita tidak bisa berjalan sendiri. Harus ada kerja sama, sinergi, dan dukungan lintas sektor agar setiap program PAUD benar-benar menyentuh kebutuhan dasar anak-anak kita,” katanya.
Ia juga mengapresiasi dukungan dari Dinas Pendidikan Kota Ambon, yang selama ini menjadi mitra strategis dalam penguatan kelembagaan dan program Bunda PAUD.
> “Kami sangat berterima kasih kepada Dinas Pendidikan yang sudah memfasilitasi berbagai kebutuhan PAUD di Ambon. Banyak program yang bisa berjalan karena dukungan kuat dari pemerintah,” ucapnya.
Lebih lanjut, Lisa menyampaikan bahwa sejumlah program Pokja Bunda PAUD telah dirancang, namun masih menunggu proses pengesahan agar dapat dijalankan secara optimal.
> “Pokja Bunda PAUD sebenarnya sudah banyak program yang direncanakan. Kita harapkan segera disahkan supaya semua bisa berjalan dengan baik,” jelasnya.
Menutup sambutannya, Lisa mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memperkuat komitmen dalam menciptakan PAUD bermutu demi masa depan anak-anak Kota Ambon.
> “Mari kita saling menopang, saling mendukung. Karena tugas kita bukan hanya mendidik anak hari ini, tapi menyiapkan generasi emas Ambon di masa depan,” tutupnya
Dalam kegiatan yang sama, Dinas Pendidikan Kota Ambon bersama Himpaudi Kota Ambon, IGTKI Kota Ambon, dan sejumlah lembaga pendidikan lainnya bersepakat untuk meningkatkan partisipasi sekolah anak usia dini di Kota Ambon.
Kesepakatan tersebut disampaikan oleh Yasmu Budiatin, Kepala Bidang PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Kota Ambon, yang menegaskan pentingnya pelaksanaan Perwali Nomor 35 Tahun 2025 sebagai bentuk dukungan terhadap program wajib belajar 13 tahun, termasuk satu tahun PAUD pra SD.
> “Komitmen bersama ini bertujuan untuk mengidentifikasi anak-anak yang belum bersekolah di PAUD dan memasukkan mereka ke lembaga-lembaga pendidikan PAUD,” ujar Yasmu.
Ia mengungkapkan, angka partisipasi sekolah anak usia 5–6 tahun di Kota Ambon masih tergolong rendah, sehingga perlu sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat untuk meningkatkannya.
> “Angka partisipasi sekolah anak usia 5–6 tahun di kota kami masih rendah, sehingga perlu upaya bersama untuk meningkatkannya,” katanya.
Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh SKB Kota Ambon, Pamong Belajar Kota Ambon, serta Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Ambon. Semua pihak berkomitmen untuk bekerja sama dalam meningkatkan mutu dan partisipasi PAUD serta memastikan seluruh anak usia dini di Kota Ambon mendapatkan layanan pendidikan yang layak dan bermutu.












