Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

Ketua KONI Maluku: PODSI Harus Pertahankan Tradisi Emas dan Jadi Penggerak Kebangkitan Olahraga Daerah

16
×

Ketua KONI Maluku: PODSI Harus Pertahankan Tradisi Emas dan Jadi Penggerak Kebangkitan Olahraga Daerah

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

AMBON,Malukubisa.net-4 Juni 2026 – Ketua Umum KONI Provinsi Maluku, Sam Latuconsina, menegaskan bahwa pelantikan dan rapat kerja Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Maluku harus menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan meningkatkan prestasi olahraga dayung sebagai salah satu cabang olahraga unggulan daerah.

Hal tersebut disampaikan Sam Latuconsina saat memberikan sambutan pada acara Pelantikan dan Rapat Kerja Pengurus PODSI Maluku Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Dr. Johannes Leimena, Kodaeral IX Ambon, Kamis (4/6/2026).

Example 300x600

Menurutnya, olahraga dayung selama ini menjadi salah satu cabang olahraga andalan Maluku yang secara konsisten menyumbangkan medali pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON). Karena itu, PODSI memiliki peran strategis dalam mengangkat harkat dan martabat olahraga Maluku di tingkat nasional.

“Pelantikan ini tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial. Ini harus menjadi momentum awal konsolidasi organisasi dan pembinaan olahraga. Dayung adalah cabang olahraga unggulan yang hampir selalu menyumbangkan medali emas bagi Maluku pada setiap pelaksanaan PON,” kata Sam.

Ia menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua Umum PODSI Maluku, Ulwan Talaohu, beserta seluruh jajaran pengurus yang baru dilantik. Sam berharap kepengurusan baru mampu mempertahankan tradisi prestasi yang telah dibangun selama bertahun-tahun sekaligus melahirkan atlet-atlet baru yang mampu bersaing di level nasional dan internasional.

Dalam sambutannya, Sam juga mengingatkan bahwa prestasi olahraga bukan semata-mata soal perolehan medali, melainkan menjadi sarana untuk mengangkat nama baik daerah.

“Pak Gubernur selalu menyampaikan bahwa prestasi olahraga bukan hanya mengejar medali, tetapi bagaimana mengangkat harkat dan nama baik Provinsi Maluku,” ujarnya.

Namun demikian, Sam mengakui bahwa prestasi olahraga Maluku dalam beberapa edisi PON terakhir mengalami tantangan yang cukup berat. Tren perolehan medali emas menunjukkan penurunan sehingga diperlukan evaluasi dan pembenahan secara menyeluruh terhadap sistem pembinaan atlet.

Menurutnya, kondisi efisiensi anggaran dan tantangan ekonomi saat ini tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan semangat pembinaan olahraga. Justru di tengah keterbatasan tersebut, seluruh pemangku kepentingan harus bekerja lebih keras untuk menjaga daya saing atlet Maluku.

“Olahraga bukan hanya membutuhkan kemampuan atlet, tetapi juga dukungan pembinaan, fasilitas, dan pendanaan yang memadai. Karena itu diperlukan kerja sama semua pihak untuk memastikan prestasi olahraga Maluku tetap terjaga,” tegasnya.

Sam juga mengungkapkan bahwa KONI Maluku bersama Pemerintah Provinsi Maluku telah mempersiapkan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Maluku Tahun 2027 sebagai bagian dari strategi pembinaan atlet menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat. Porprov akan menjadi ajang seleksi dan evaluasi kekuatan atlet dari seluruh kabupaten dan kota di Maluku.

Dalam waktu dekat, KONI Maluku akan menyampaikan pemberitahuan resmi kepada seluruh cabang olahraga dan KONI kabupaten/kota agar mulai mempersiapkan atlet, pelatih, serta perangkat pertandingan untuk mengikuti ajang tersebut.

“Tidak ada lagi waktu untuk berleha-leha. Semua cabang olahraga harus mulai mempersiapkan diri. Kita harus bekerja bersama untuk mengembalikan kejayaan olahraga Maluku,” katanya.

Secara khusus, Sam menilai PODSI Maluku saat ini tidak lagi berada pada fase membangun fondasi prestasi, tetapi sudah memasuki tahap mempertahankan sekaligus meningkatkan capaian yang telah diraih selama ini.

 

“PODSI hari ini bukan lagi membangun dari awal. PODSI harus mempertahankan dan meningkatkan prestasi yang sudah dicapai. Saya optimistis dengan kepengurusan baru, olahraga dayung Maluku akan terus menjadi kebanggaan daerah dan Indonesia,” pungkasnya.

Pelantikan dan Rapat Kerja PODSI Maluku Tahun 2026 diharapkan menjadi titik awal lahirnya berbagai program strategis yang mampu memperkuat pembinaan atlet, meningkatkan kualitas organisasi, serta mengembalikan kejayaan olahraga Maluku di panggung nasional.(J.L)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *