AMBON,malukubisa.net/-Sidang Klasis Gereja Protestan Maluku (GPM) Pulau Ambon Utara resmi dibuka pada Minggu (15/3/2026).
Kegiatan ini diharapkan berjalan dengan lancar serta menghasilkan berbagai program yang dapat bersinergi dengan Pemerintah Kota Ambon dalam pembangunan daerah dan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam sidang tersebut, berbagai isu strategis menjadi perhatian bersama, di antaranya pengelolaan sampah, pembangunan ketahanan pangan, serta upaya menciptakan keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.
Selain itu, penguatan nilai toleransi antarumat beragama juga menjadi bagian penting yang diharapkan terus dijaga demi menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat di Kota Ambon.
Melalui forum sidang klasis ini, diharapkan gereja dapat terus berperan aktif bersama pemerintah dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan Ambon sebagai kota yang bersih, aman, dan penuh toleransi.
Para peserta sidang pun diharapkan dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh tanggung jawab, sehingga keputusan dan program yang dihasilkan benar-benar membawa manfaat bagi jemaat dan masyarakat luas.
“Selamat bersidang, kiranya seluruh proses berjalan baik dan diberkati Tuhan,” demikian harapan yang disampaikan dalam pembukaan sidang tersebut.
Dengan semangat kebersamaan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen membangun Kota Ambon yang lebih baik ke depan.












