Example floating
Example floating
Example 728x250
PemerintahanPemkot Ambon

Pemkot Ambon Gandeng Pemerintah Pusat Perkuat Strategi Penanganan Stunting

10
×

Pemkot Ambon Gandeng Pemerintah Pusat Perkuat Strategi Penanganan Stunting

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Ambon,Malukubisa.net-Pemerintah Kota Ambon terus memperkuat langkah percepatan penurunan angka stunting dengan melibatkan berbagai sektor dan pemerintah pusat. Komitmen tersebut terlihat dalam pertemuan konsultasi khusus yang digelar secara daring oleh Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Zoom Meeting di Ruang Rapat Nawasena, Selasa (12/5/2026).

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari permohonan audiensi yang diajukan Kepala Bappeda Litbang Kota Ambon melalui surat Nomor 000.7/35.1/Bappeda Litbang/2026 tertanggal 7 Mei 2026 untuk memperoleh arahan teknis serta kebijakan langsung dari pemerintah pusat.

Example 300x600

Forum tersebut menghadirkan perwakilan Sekretariat Wakil Presiden, Kemendagri, Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Kesehatan, serta jajaran pimpinan perangkat daerah di lingkup Pemerintah Kota Ambon.

Kepala Bappeda Litbang Kota Ambon, Dr. Enrico Matitaputty, hadir bersama sejumlah pimpinan OPD, di antaranya Kepala DPPKB Welly Patty, Kepala Dinas PUPR Melianus Latuihamallo, ST, MT, Kepala Disperkim Ivonny Alexandra Wilhelmina Latuputty, ST, Kepala Dinas Sosial Dr. Wendy Pelupessy, Kepala DP3MD Megy Lekatompessy, Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, hingga Kepala Satpol PP Kota Ambon.

Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Ambon, Lisa Watimena, dalam pemaparannya menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah melakukan langkah awal bersama Tim Percepatan Penurunan Stunting Kota Ambon melalui berbagai diskusi dan koordinasi internal.

“Bersama Tim Percepatan Penurunan Stunting Kota Ambon dan Tim Pembina Posyandu, kami telah melakukan langkah awal melalui diskusi bersama pihak terkait di Ambon. Hari ini kami hadir untuk mendapatkan arahan dan petunjuk langsung agar percepatan penurunan stunting dapat berjalan lebih maksimal,” kata Lisa.

Ia menjelaskan, pendampingan teknis dari pemerintah pusat sangat dibutuhkan agar pelayanan Posyandu dan pelaksanaan program di lapangan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Kota Ambon, Riko, turut memaparkan berbagai tantangan di lapangan, termasuk kebutuhan penguatan koordinasi lintas sektor serta dukungan teknis bagi kader Posyandu.

Perwakilan Kemendagri menegaskan bahwa persoalan stunting merupakan isu multidimensi yang membutuhkan kerja sama seluruh sektor pemerintahan.

“Posyandu menjadi garda terdepan dalam upaya penanganan stunting. Keberhasilan program ini sangat bergantung pada koordinasi antarperangkat daerah dan efektivitas pelaksanaan program hingga tingkat desa dan kelurahan,” ujar narasumber dari pemerintah pusat.

Selain sektor kesehatan, penanganan stunting juga melibatkan Dinas PUPR dan Disperkim dalam penyediaan sanitasi serta air bersih, Dinas Sosial dalam perlindungan keluarga miskin, DP3MD dalam pemberdayaan perempuan dan kader masyarakat, hingga Satpol PP dalam mendukung lingkungan sehat.

Melalui pertemuan ini, Pemerintah Kota Ambon dan pemerintah pusat menyepakati sejumlah langkah strategis, seperti penyusunan rencana aksi daerah, penguatan data terpadu, pembagian tugas lintas instansi, serta pendampingan intensif dari pemerintah pusat.

Kesepakatan tersebut diharapkan menjadi dasar pelaksanaan program penanganan stunting yang lebih terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan di Kota Ambon.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *