Example floating
Example floating
Example 728x250
Polda MalukuPolresta Ambon

Polsek Nusaniwe Gaungkan Gerakan Cegah Tawuran Pelajar di Ambon, Lakukan Gerak Sabang dan Rangkul

79
×

Polsek Nusaniwe Gaungkan Gerakan Cegah Tawuran Pelajar di Ambon, Lakukan Gerak Sabang dan Rangkul

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Ambon,Malukubisa.net-5 Mei 2026,Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus diperkuat jajaran kepolisian di Kota Ambon. Salah satunya melalui kegiatan “Sambang dan Rangkul” yang digelar oleh Polsek Nusaniwe dengan menyasar kalangan pelajar.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (5/5/2026) pukul 12.30 hingga 14.00 WIT ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Nusaniwe, AKP Johan W.M. Anakotta, bersama dua personel. Mereka menyambangi siswa SMA Negeri 12 Ambon dan SMK Negeri 7 Ambon di wilayah hukum Polsek Nusaniwe.

Example 300x600

Dalam kegiatan tersebut, polisi memberikan edukasi langsung kepada para pelajar terkait pentingnya menjaga situasi kamtibmas yang kondusif, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Para siswa juga diingatkan untuk tidak terlibat dalam aksi tawuran yang dinilai merugikan diri sendiri dan orang lain.

Kapolsek menekankan pentingnya kedisiplinan dalam proses belajar serta menjaga etika dan sopan santun dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, para pelajar diimbau untuk menghindari segala bentuk pelanggaran hukum yang dapat mencoreng nama baik keluarga maupun sekolah.

Tak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai kebersamaan dan persaudaraan antar sesama pelajar dan guru. Edukasi pencegahan dini terhadap potensi tawuran menjadi fokus utama, seiring meningkatnya perhatian terhadap perilaku remaja di lingkungan pendidikan.

“Kami ingin hadir langsung di tengah pelajar untuk menyentuh, merangkul, dan mengajak mereka agar tetap berada di jalur yang positif. Masa depan mereka masih panjang, sehingga perlu diisi dengan hal-hal yang bermanfaat,” menjadi pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Selain edukasi, para siswa juga diberikan motivasi untuk terus belajar dan berlatih dengan tekun demi meraih masa depan yang lebih baik.

Kegiatan “Sambang dan Rangkul” ini berlangsung dengan aman, tertib, dan mendapat respons positif dari para pelajar. Situasi kamtibmas di wilayah Nusaniwe pun terpantau tetap kondusif.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Perempuan Ditemukan Tewas di Muara Wai Ruhu, Polisi Selidiki Penyebab Kematian POLRESTA PULAU AMBON DAN P.P. LEASE – Warga dikejutkan dengan penemuan sesosok jenazah perempuan di Muara Sungai Wai Ruhu, tepatnya di bawah Jembatan Merah Putih, Negeri Hative Kecil, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Senin (18/05/2026) dini hari. Jenazah pertama kali ditemukan oleh seorang pengemudi Maxim bernama Markus Lappi sekitar pukul 04.30 WIT saat melintas di kawasan tersebut. Saat hendak buang air, saksi melihat tubuh korban dalam posisi tengkurap di muara sungai dan segera melaporkan kejadian itu ke Pos PRC Dit Samapta Polda Maluku. Kapolsek Sirimau IPTU Bastian Tuhuteru, S.Pd mengatakan, korban ditemukan mengenakan kaos lengan panjang warna coklat dan celana panjang bermotif bunga. Posisi tubuh korban sebagian berada di daratan dan sebagian lainnya masih berada di dalam air. “Mendapat laporan warga, personel langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan serta proses evakuasi sambil menunggu Tim Identifikasi Polresta Ambon,” jelas Kapolsek. Tim Identifikasi Polresta Ambon tiba di lokasi sekitar pukul 07.51 WIT dan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta identifikasi awal terhadap korban. Selanjutnya jenazah dibawa ke ruang jenazah RS Bhayangkara Tantui Ambon untuk pemeriksaan lebih lanjut. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dokter RS Bhayangkara Tantui, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi memperkirakan korban meninggal kurang dari dua jam sebelum ditemukan warga. Dari pemeriksaan identitas sementara menggunakan perangkat Tim Identifikasi, korban diketahui bernama Tuti Rahmawati Souwakil (31). Namun pihak kepolisian masih mendalami keabsahan identitas dan alamat korban. Informasi dari warga sekitar menyebutkan korban diduga merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Meski demikian, polisi menegaskan penyebab pasti kematian masih dalam penyelidikan. Saat ini jenazah masih berada di RS Bhayangkara Tantui Ambon, sementara aparat kepolisian terus mengumpulkan keterangan dan bukti guna mengungkap penyebab meninggalnya korban.
Polresta Ambon

Ambon,Malukubisa.net-Warga dikejutkan dengan penemuan sesosok jenazah perempuan di…