AMBON, Malukubisa.net-Komitmen meningkatkan kualitas hidup lanjut usia kembali ditegaskan melalui peluncuran Sekolah Lansia Bina Keluarga Lansia (BKL) Elim di Dusun Seri, Negeri Urimessing, Kota Ambon. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Walikota Ambon Ketua Tim Penggerak PKK Kota Ambon, Lisa Wattimena, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku dr. Mauliwaty Bulo, M.Si, bersama Ketua dharma wanita Kota Ambon Ny Sarthe Sapulette.
Peluncuran Sekolah Lansia ini menjadi langkah konkret dalam menghadirkan ruang pembelajaran bagi para lansia agar tetap sehat, mandiri, dan produktif di usia lanjut. Program ini tidak hanya berfokus pada aspek kesehatan, tetapi juga mencakup pembinaan sosial, mental, dan spiritual.
Dalam sambutannya, Lisa Wattimena menegaskan bahwa lansia merupakan aset berharga yang memiliki pengalaman dan nilai kehidupan yang penting bagi generasi muda. Karena itu, mereka perlu diberi ruang untuk terus berkembang dan berkontribusi di tengah keluarga maupun masyarakat.
“Sekolah lansia ini menjadi wadah bagi para orang tua kita untuk tetap belajar, berbagi pengalaman, dan menjaga semangat hidup. Lansia harus tetap merasa dihargai dan memiliki peran,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan keluarga dan lingkungan dalam menyukseskan program ini. Menurutnya, perhatian dan kepedulian bersama menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang ramah lansia.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Para lansia yang hadir menyambut program ini dengan semangat, menjadikannya sebagai kesempatan untuk terus bersosialisasi, meningkatkan pengetahuan, serta menjaga kesehatan.
Dengan diresmikannya Sekolah Lansia BKL Elim, Pemerintah Kota Ambon bersama TP PKK berharap program ini dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak nyata dalam mewujudkan lansia yang tangguh, sehat, dan bermartabat.












