AMBON,Malukubisa.Net-Pemerintah Kota Ambon mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat persatuan dan menjaga kerukunan di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya yang menjadi identitas Kota Ambon. Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Jalan Sehat bertema “Ambon Bisa Bersih, Indah, Sehat, Aman” yang diinisiasi Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Ambon.
Kegiatan yang dirangkaikan dengan pembagian sembako, bantuan sosial, dan senam bersama itu menjadi momentum untuk menegaskan bahwa perbedaan merupakan kekuatan dalam membangun kota, bukan sumber perpecahan.
Wali Kota Ambon memberikan apresiasi kepada Forum Pembauran Kebangsaan yang terus menghadirkan kegiatan positif dalam menjaga dan merawat kebersamaan masyarakat.
“Kegiatan seperti ini bukan sekadar olahraga bersama, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan persaudaraan dan kebersamaan antarwarga Kota Ambon,” ujar Wali Kota.
Ia menegaskan bahwa Ambon merupakan kota yang lahir dan tumbuh dalam keberagaman. Karena itu, seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab untuk menjaga harmoni agar perbedaan suku, etnis, agama, dan budaya tetap menjadi perekat kehidupan sosial.
Menurutnya, Forum Pembauran Kebangsaan memiliki peran strategis dalam mengoordinasikan berbagai paguyuban etnis di Kota Ambon sehingga nilai persaudaraan dan toleransi terus terpelihara.
“Kita tidak bisa menghilangkan perbedaan. Yang harus kita lakukan adalah menjadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk membangun Kota Ambon yang semakin maju, bukan menjadi pemicu konflik sosial,” tegasnya.
Selain memperkuat semangat persatuan, Wali Kota juga mengajak masyarakat mendukung program Pemerintah Kota Ambon dalam mewujudkan kota yang bersih, sehat, indah, dan aman. Gerakan tersebut telah dicanangkan melalui berbagai program kebersihan lingkungan yang melibatkan partisipasi masyarakat.
Ia berharap semangat “Ambon Bisa Bersih, Indah, Sehat, Aman” tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi budaya yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari oleh seluruh warga.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga mengumumkan rencana pelaksanaan GERTAK (Gerakan Tanam Gadihu di Lingkungan) yang akan digelar pada pertengahan bulan depan. Program tersebut mengajak masyarakat menanam bunga gardenia berwarna-warni di berbagai sudut Kota Ambon sebagai bagian dari upaya penghijauan sekaligus mempercantik lingkungan.
Menurutnya, bunga dengan aneka warna tersebut menjadi simbol keberagaman masyarakat Ambon yang hidup berdampingan dalam semangat persaudaraan.
“Keberagaman itu indah. Seperti bunga yang berwarna-warni, masyarakat Ambon juga berbeda-beda, tetapi tetap bersatu sebagai orang basudara,” pungkasnya.












