Example floating
Example floating
Example 728x250
Pemkot Ambon

Festival Amboina Jukulele Tingkat Kecamatan Letisel, 3 Juara melaju ke tingkat Kota Ambon

5
×

Festival Amboina Jukulele Tingkat Kecamatan Letisel, 3 Juara melaju ke tingkat Kota Ambon

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Ambon,malukubisa.net/-Hari terakhir babak penyisihan Amboina Jukulele Festival 2025 tingkat kecamatan Leitisel, Tiga juara melaju ke tingkat Kota dari 8 peserta yang mengikuti lomba, tiga peserta dinyatakan lolos oleh dewan juri mewakili Kecamatan Leitisel.

Mereka diantaranya, Ukulele Inang Heru dari Negeri Hatalai keluar sebagai Juara 1 dengan poin 675, Ukulele Lopurissa dari Negeri Rutong sebagai Jauara 2 dengan poin 665, dan Ukulele Huwaressi dari Negeri Ema mendapatkan Juara 3 dengan jumlah poin 662.

Example 300x600

Sementara 5 peserta lainnya, mendapatkan juara harapan 1, 2 dan 3 hingga juara favorit.
Ajang pencarian bakat anak yang terfokus pada musik tradisional orang Maluku yakni Jukulele (Ukulele), ini berlangsung di Gedung SMP Negeri 8 Ambon, Hutumuri, Kecamatan Leitisel, Jumat (24/7/2025).

Kegiatan yang dihadiri Sekretaris TP-PKK Kota Ambon, Florensia Matahelumual, Plt. Kepala Kantor Kecamatan Leitisel, Plt. Ketua TP-PKK Kecamatan Leitisel, beserta para juri yakni Ronny Loppies, Rence Alfons, dan Dece Matulapelwa.

Walikota Ambon, Bodewin M. Wattimena, dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Selly Kalahatu mengatakan, Amboina Jukulele
Festival yang digagas oleh Tim Penggerak PKK Kota Ambon bekerja sama dengan AMO sejak 2023 lalu, akan memberikan dampak positif bagi kehidupan bermusik di Kota Ambon. Juga sebagai warisan budaya bagi generasi penerus.

“Ini bukan hanya sebagai sebuah ajang kompetisi, tetapi lebih daripada itu, sebagai sarana untuk mengembangkan potensi kreativitas musik anak muda dan generasi Kota Ambon. Untuk terus berkarya, mengembangkan karakter positif, serta mendukung aspek kognitif dan motorik anak-anak. Sekaligus memperkuat identitas Ambon sebagai Kota Musik Dunia,” terang Wattimena.

Dikatakan, melalui babak penyisihan hingga final dari kegiatan tersebut, anak-anak akan diajarkan untuk memupuk kecintaan terhadap musik lokal, dan tetap mewarisi budaya dan tradisi musik Ambon.

Para peserta Amboina Jukulele Kecamatan Leitisel, juga diharapkan tetap menanamkan nilai-nilai positif dan sportifitas dalam berlomba.
“Menang dan kalah itu hal yang biasa, yang penting adalah kita semua dapat tetap melestarikan identitas budaya dan jati diri musik dalam kehidupan orang Ambon,” pesannya.

“Selamat berlomba, dan mari kita semua tetap bergandeng tangan dalam mewujudkan generasi Kota Ambon yang berkualitas dan kreatif dalam menjaga dan mengembangkan Ambon City Of Music secara berkelanjutan,” pungkas Wattimena.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kota Ambon, Lisa Wattimena dipenghujung kegiatan menambahkan, Jukulele merupakan salah satu alat musik tradisional yang populer di Maluku, khususnya di Kota Ambon. Alat musik ini sering dikaitkan dengan musik tradisional Maluku dan sering dimainkan di berbagai acara, baik formal maupun informal.

Lisa juga berharap, para peserta terus mengembangkan talenta dan melestarikan budaya lewat bermusik.
“Saya mengapresiasi anak-anak sekalian yang terus berkembang dan melestarikan musik tradisional yang ada di Kota Ambon yang kita cintai ini,” imbuhnya.

Dikatakan, dalam sebuah perlombaan, kalah dan menang adalah hal yang biasa.
Yang terpenting adalah bagaimana kita menyikapi hasil tersebut dengan lapang dada dan sportifitas.

“Menerima kekalahan dengan baik dan menghargai kemenangan orang lain adalah sikap yang bijaksana. Selain itu, jadikan kekalahan sebagai pelajaran untuk menjadi lebih baik di masa depan dan menjadi generasi emas Indonesia. Beta Par Ambon, Ambon Par Samua.

Example 300250
Example 120x600