Example floating
Example floating
Example 728x250
PemerintahanPemkot Ambon

Lisa Wattimena Dorong Kader PKK Kuasai Lima Bahasa Kasih, Bangun Kedekatan dengan Anak

27
×

Lisa Wattimena Dorong Kader PKK Kuasai Lima Bahasa Kasih, Bangun Kedekatan dengan Anak

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

AMBON,Malukubisa.net-Ketua TP PKK Kota Ambon, Lisa Wattimena, mengajak para kader PKK memperkuat pola pengasuhan anak melalui pemahaman terhadap lima bahasa kasih.

Menurut Lisa, memahami cara anak menerima dan merasakan kasih sayang menjadi bagian penting dalam membangun hubungan emosional yang sehat antara orang tua dan anak.

Example 300x600

Pesan tersebut disampaikan Lisa saat menghadiri kegiatan sosialisasi dan pelatihan yang digelar TP PKK Kota Ambon bersama HOPE Worldwide Indonesia di Ruang Vlisinggen, Balai Kota Ambon, Senin (14/9/2026).

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber dari Jakarta, Danang Esitoro dan Yuka Esitoro, yang memberikan pemahaman kepada para peserta mengenai pola pengasuhan serta cara mengekspresikan kasih sayang kepada anak secara tepat.

Lisa menjelaskan, setiap anak memiliki karakter dan kebutuhan emosional yang berbeda. Karena itu, orang tua tidak cukup hanya memenuhi kebutuhan materi, tetapi juga perlu memberikan perhatian, waktu, penghargaan, dan kasih sayang secara langsung.

“Kasih sayang kepada anak tidak hanya diberikan melalui materi. Ada banyak cara sederhana yang dapat kita lakukan agar anak merasa dicintai, diperhatikan, dan dihargai,” kata Lisa.

Ia menyebut, terdapat lima bahasa kasih yang dapat diterapkan dalam kehidupan keluarga sehari-hari, yakni kata-kata pujian, waktu berkualitas, pemberian hadiah, dilayani, dan sentuhan fisik.

Kata-kata pujian, lanjut Lisa, dapat menjadi bentuk penghargaan terhadap usaha dan pencapaian anak. Sementara waktu berkualitas dapat diwujudkan dengan meluangkan waktu untuk bermain, berbicara, mendengarkan cerita, maupun melakukan aktivitas bersama.

“Kadang anak hanya membutuhkan waktu kita. Ketika kita mau mendengarkan dan memberikan perhatian, itu sudah menjadi bentuk kasih sayang yang sangat berarti bagi mereka,” ujarnya.

Selain itu, pemberian hadiah juga dapat menjadi bentuk ungkapan kasih sayang apabila dilakukan secara bijak dan tidak berlebihan. Bahasa kasih berupa “dilayani” dapat diwujudkan dengan membantu atau memberikan dukungan ketika anak membutuhkan.

Sedangkan sentuhan fisik dapat diberikan melalui pelukan, menggenggam tangan, atau bentuk sentuhan positif lainnya yang membuat anak merasa aman dan dicintai.

Lisa berharap, materi yang diperoleh para kader tidak berhenti dalam kegiatan sosialisasi, tetapi dapat diterapkan dalam keluarga dan diteruskan kepada masyarakat.

“Saya berharap para kader dapat membawa ilmu ini ke keluarga masing-masing dan membagikannya kepada masyarakat. Kita ingin anak-anak di Kota Ambon tumbuh dalam lingkungan keluarga yang penuh kasih sayang,” tutur Lisa.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada HOPE Worldwide Indonesia serta Danang dan Yuka Esitoro yang telah hadir dan berbagi pengetahuan bersama para kader PKK Kota Ambon.

“Terima kasih kepada HOPE Worldwide Indonesia dan para narasumber yang sudah hadir dari Jakarta. Semoga kolaborasi ini terus berjalan dan memberikan manfaat bagi keluarga serta anak-anak di Kota Ambon,” ungkapnya.

Melalui kegiatan tersebut, TP PKK Kota Ambon terus mendorong penguatan peran keluarga dalam pengasuhan anak. Pemahaman tentang lima bahasa kasih diharapkan dapat membantu orang tua membangun komunikasi yang lebih hangat, memahami kebutuhan emosional anak, serta menciptakan keluarga yang menjadi ruang aman bagi tumbuh kembang generasi muda Kota Ambon.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *