AMBON,malukubisa.net/ – Pemerintah Kota Ambon terus berupaya mencari solusi atas berbagai persoalan kemacetan yang terjadi di beberapa ruas jalan utama. Langkah serius tersebut terlihat saat Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, mendampingi Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR, DR. Ir. Roy Rizali Anwar, ST, MT, dalam kunjungan lapangan di Ambon, Minggu (23/11).
Wattimena menjelaskan bahwa dua proyek prioritas telah menjadi fokus pembahasan, yakni pelebaran Jalan Jenderal Sudirman serta pembangunan jalan alternatif Ongkoliong menuju Pelabuhan Nusantara Tantui.
“Pelebaran Jalan Sudirman sangat penting untuk mengurai kemacetan di Tulukabessy. Sementara jalur Ongkoliong–Tantui akan menjadi rute baru kendaraan kontainer agar tidak lagi melewati pusat kota,” jelasnya.
Dalam rapat singkat tersebut, Dirjen Bina Marga meminta agar dokumen perencanaan dua proyek tersebut segera dirampungkan.
“Beliau menegaskan agar usulan masuk dalam perencanaan tahun 2026, sehingga prosesnya bisa berjalan lebih cepat,” kata Wattimena.
Selain membahas proyek strategis, Wattimena juga mengapresiasi langkah Balai Jalan Nasional yang tahun ini telah mengerjakan beberapa perbaikan infrastruktur, termasuk pembangunan Jalan Hutumury melalui Program Inpres Jalan Daerah senilai Rp 40 miliar.
Di samping itu, terdapat juga program preservasi jalan, rencana penanganan titik banjir tahun 2026, hingga beautifikasi Jembatan Merah Putih dan Underpass Sudirman yang diproyeksikan menjadi ikon kota.
“Kami berterima kasih atas komitmen pemerintah pusat. Semoga seluruh upaya ini memberi dampak langsung bagi kenyamanan warga Kota Ambon,” tutupnya.













