AMBON,Malukubisa.net-Pertamina Wayame menunjukkan kepeduliannya terhadap warga yang terdampak kebakaran di kawasan Batu Merah, Kota Ambon, dengan menyalurkan bantuan bagi masyarakat yang menjadi korban musibah tersebut.
Bantuan diserahkan dalam apel pagi Pemerintah Kota Ambon di Balai Kota Ambon, Senin (21/9/2026). Penyerahan bantuan turut disaksikan Sekretaris Kota Ambon, Robert Sapulette, bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), kepala puskesmas, kepala sekolah, camat, serta ASN di lingkungan Pemerintah Kota Ambon.
Robert dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada Pertamina Wayame atas kepedulian yang diberikan kepada masyarakat Kota Ambon, terutama warga yang terdampak kebakaran di kawasan Batu Merah.
“Atas nama Pemerintah Kota Ambon, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pimpinan Pertamina beserta seluruh jajaran yang telah berpartisipasi dalam meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana kebakaran,” ujar Robert.
Ia mengatakan, bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kondisi sulit akibat musibah.
Robert berharap kepedulian dari dunia usaha dan berbagai pihak lainnya dapat terus dibangun melalui kolaborasi bersama Pemerintah Kota Ambon.
“Yang kita berikan kepada masyarakat pada akhirnya harus dapat memberikan manfaat dan menunjukkan hasil yang nyata,” katanya.
Menurut Robert, penanganan masyarakat yang terdampak bencana membutuhkan kerja sama seluruh pihak. Pemerintah, kata dia, tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadapi berbagai persoalan sosial yang muncul akibat bencana.
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat semangat gotong royong serta kepedulian terhadap sesama.
“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas seluruh bantuan dan kontribusi yang telah diberikan bagi warga Kota Ambon,” ucapnya.
Bantuan yang disalurkan Pertamina Wayame diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga terdampak sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menghadapi kondisi kebencanaan.
()












