Buru,Malukubisa.Net-Wakil Ketua Pemuda Adat Jhon K Manuputty yang biasa disapa Kamba angkat bicara terkait beredarnya tudingan mengenai adanya setoran sebesar Rp 5 juta untuk kegiatan rendaman di kawasan Gunung Botak. Ia dengan tegas membantah tudingan tersebut dan meminta pihak-pihak tertentu agar tidak membuat maupun menyebarkan isu yang belum terbukti kebenarannya.
Menurutnya, penyampaian informasi tanpa dasar yang jelas dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat serta mencoreng nama baik pihak-pihak yang selama ini berupaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Gunung Botak.28/6/2026
“Jangan membuat isu yang menyesatkan dan membangun opini tanpa bukti. Kalau ada tudingan, silakan dibuktikan secara jelas dan melalui jalur yang benar,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat agar lebih bijak dalam menerima informasi, terutama yang beredar melalui media sosial. Setiap persoalan harus diselesaikan berdasarkan fakta dan data, bukan berdasarkan dugaan yang dapat memicu kesalahpahaman.
Pemuda adat berharap semua pihak dapat bersama-sama menjaga situasi Gunung Botak agar tetap aman dan kondusif, serta tidak memperkeruh keadaan dengan informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan.
Sebap selama pengamanan dari personil TNI 733 Masariku Selalu mengedepankan integritas serta selalu menjaga hubungan silahturahmi dengan segala pihak baik itu media aktivis dan seluruh Okp yang ada di kabupaten buru
Kemudian tidak ada aktifitas yang menonjol baik itu rendaman , kolam di dalam wilayah WPR yang sudah di tentukan oleh pemerintah dan kalaupun ada itu berada di luar WPR yaitu milik keluarga ahli waris dari Jaenebon Ely keluarga besar Wael Kayeli. yang tidak termasuk dalam wilayah Pertambangan Rakyat ( WPR ) lokasi Kapuran Lobang Janda Anahoni dan sekitarnya
Harapan saya kepada pemerintah lewat Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa untuk sesegera mungkin mempercepat perijinan dari 10 Koperasi agar secepat mungkin melakukan aktivitas agar masyarakat juga bisa melakukan aktivitas pertambangan sesuai regulasi pemerintah
kemudian bisa pula mencari nafkah untuk anak – anak di bangku pendidikan sebap selama 6 bulan lamanya tambang emas ditutup perekenomian yang ada di kabupaten Buru lumpuh total dan sangat – sangat berdampak sekali bagi masyarakat banyak oleh sebap itu pihak koperasi yang seluruh perizinan sudah terverifikasi oleh Dinas ESDM Prov Maluku agar sesegera membuka sekretariat untuk masyarakat bisa mendaptar kemudian beraktivitas
Gunung Botak adalah salah satu tempat dimana masyarakat hukum adat mencari nafkah karna seluruh aktivitas ketel minyak kayu putih kebanyakan telah diberhentikan karna proses mendapatkan uang demi menghidupi anak – anak dibangku pendidikan sangat lambat hanya gunung botak adalah salah satu harapan













