NAMLEA,Malukubisa.Net-Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Buru, Effendy Latief, secara resmi membuka kegiatan Lomba Bertutur Tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan Kabupaten Buru, Rabu (24/6/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Dengan Bertutur Kita Lestarikan Budaya Buru” ini bertujuan menumbuhkan minat baca sejak dini sekaligus melestarikan budaya lokal melalui cerita rakyat dan legenda daerah.
Dalam sambutannya, Effendy Latief mengatakan bahwa lomba bertutur tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi para pelajar, tetapi juga sarana untuk memperkenalkan kekayaan budaya daerah dan menanamkan kecintaan terhadap membaca.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengembangkan kegemaran membaca dan budaya literasi anak sekaligus menanamkan kecintaan terhadap karya budaya bangsa melalui buku dan cerita yang sarat nilai-nilai kehidupan,” ujarnya.
Menurutnya, budaya membaca harus dibangun sejak usia dini, dimulai dari lingkungan keluarga sebagai bagian dari penguatan literasi keluarga. Karena itu, lomba bertutur diharapkan mampu memopulerkan buku-buku cerita budaya daerah yang mengandung nilai moral, kepahlawanan, dan legenda yang dapat membentuk karakter generasi muda.
Lomba bertutur menuntut para peserta tidak hanya membaca cerita, tetapi juga menghidupkan isi cerita melalui penguasaan panggung, intonasi suara, ekspresi wajah, dan gestur tubuh sehingga pesan moral yang terkandung dalam cerita dapat tersampaikan dengan baik kepada para pendengar.
“Melalui kegiatan ini diharapkan lahir generasi muda yang gemar membaca, memiliki kemampuan komunikasi yang baik, serta mampu menjadi duta literasi yang menginspirasi lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat untuk semakin mencintai buku dan budaya membaca menuju Buru BERSERI, yaitu Berbudaya, Sejahtera, dan Religius,” kata Effendy.
Selain mengikuti perlombaan, para peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai teknik bertutur yang efektif, mulai dari penguasaan intonasi, pelafalan, ekspresi, hingga cara menarik perhatian audiens saat menyampaikan cerita.
Effendy berharap kegiatan pembekalan dan lomba bertutur tersebut dapat berjalan lancar dan mencapai tujuan yang diharapkan. Tingginya antusiasme peserta, menurutnya, menjadi sinyal positif dalam upaya meningkatkan budaya membaca dan literasi di kalangan anak-anak di Kabupaten Buru.













