Example floating
Example floating
Example 728x250
PemerintahanPemkot Ambon

Lisa Wattimena Gaungkan Pola Asuh Tanpa Kekerasan, SMPN 19 Ambon Jadi Lokasi Perdana Program BEROBAT 2026

360
×

Lisa Wattimena Gaungkan Pola Asuh Tanpa Kekerasan, SMPN 19 Ambon Jadi Lokasi Perdana Program BEROBAT 2026

Sebarkan artikel ini
0-4064x3048-0-0-{}-0-24#bokehtype:0#;ts:143552634116000;appts:1782109628167;qlty:1;;illum:5 scene:0 humanIn:0;
Example 468x60

AMBON,MB.Net-Ketua Pembina TP-PKK Kota Ambon, Lisa Wattimena, mengajak para orang tua untuk membangun pola asuh yang sehat dan meninggalkan segala bentuk kekerasan dalam mendidik anak. Pesan tersebut disampaikan dalam Sosialisasi Pola Asuh Anak dan Pencegahan Kekerasan yang digelar di SMP Negeri 19 Ambon, Senin (22/6/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program BEROBAT (Belajar Menjadi Orang Tua Hebat), sebuah inovasi TP-PKK Kota Ambon yang bertujuan meningkatkan pemahaman keluarga tentang pentingnya pola pengasuhan positif demi mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Example 300x600

Dalam pemaparannya, Lisa menegaskan bahwa keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama yang sangat menentukan pembentukan karakter seorang anak. Karena itu, orang tua dituntut tidak hanya memenuhi kebutuhan fisik anak, tetapi juga memberikan perhatian, kasih sayang, dan komunikasi yang baik dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, masih banyak persoalan yang dihadapi anak berawal dari kurangnya komunikasi dalam keluarga maupun pola asuh yang tidak tepat. Melalui Program BEROBAT, TP-PKK berupaya memberikan bekal kepada orang tua agar mampu menjadi pendamping terbaik bagi anak-anak mereka.

“Anak membutuhkan kasih sayang, perhatian, dan komunikasi yang baik dari orang tua. Karena itu kami ingin para orang tua memahami cara mendidik anak tanpa kekerasan dan dengan pendekatan yang positif,” ujarnya.

Meski berfokus pada orang tua, sosialisasi tersebut juga melibatkan siswa dan guru. Langkah itu dilakukan agar seluruh pihak yang berinteraksi dengan anak memiliki pemahaman yang sama mengenai pentingnya perlindungan anak dan pencegahan kekerasan di lingkungan pendidikan maupun keluarga.

Lisa menjelaskan, SMP Negeri 19 Ambon menjadi sekolah pertama yang dikunjungi TP-PKK Kota Ambon dalam pelaksanaan Program BEROBAT tahun 2026. Ke depan, kegiatan serupa akan terus dilakukan di berbagai sekolah sebagai bagian dari upaya membangun generasi Ambon yang sehat, cerdas, dan berkarakter.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 19 Ambon, Novy Gaspersz, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai edukasi parenting sangat penting untuk memperkuat kerja sama antara sekolah dan keluarga dalam mendampingi perkembangan anak.

Menurut Novy, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh sekolah, tetapi juga oleh keterlibatan orang tua dalam membimbing dan mengawasi anak di rumah. Karena itu, sinergi kedua pihak harus terus diperkuat.

Selain sosialisasi, para peserta juga diajak menyaksikan panen sawi hidroponik hasil kerja sama Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK-R) dan Tim Green School SMP Negeri 19 Ambon. Berbagai karya kreatif siswa turut dipamerkan, termasuk syal tenun hasil karya peserta didik yang telah digunakan oleh Ketua TP-PKK Kota Ambon.

Novy berharap kegiatan tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran semua pihak tentang pentingnya menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak.

“Anak-anak mungkin tidak selalu mendengar apa yang kita katakan, tetapi mereka akan selalu mencontoh apa yang kita lakukan. Karena itu mari menjadi teladan yang baik bagi mereka,” pesannya.

Melalui Program BEROBAT, TP-PKK Kota Ambon berkomitmen mendorong terciptanya keluarga yang harmonis, memperkuat hubungan antara orang tua dan anak, serta mencegah berbagai bentuk kekerasan yang dapat menghambat tumbuh kembang generasi muda.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *