JAKARTA,Malukubisa.net-Izin vaksin campak untuk orang dewasa akhirnya keluar, menandai perubahan strategi pemerintah dalam menekan lonjakan kasus.
Izin vaksin campak dewasa terbit, dokter magang dan nakes jadi prioritas
Kemenkes memprioritaskan tenaga kesehatan di 14 provinsi dengan kasus tertinggi.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyetujui perluasan indikasi vaksin Measles-Rubella (MR) untuk kelompok usia dewasa.
Menyusul kebijakan tersebut, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) langsung memprioritaskan vaksinasi bagi tenaga kesehatan yang memiliki risiko tinggi tertular.
Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan Kemenkes, L. Rizka Andalusia, menyampaikan langkah ini dipicu meningkatnya kasus campak di sejumlah wilayah.
“Nah tentunya dengan adanya KLB ini potensi penularan kepada orang berisiko tinggi, dalam hal ini para nakes yang bekerja langsung dengan pasien, mengalami risiko tinggi,” kata Rizka, dikutip iNews saat jumpa pers di Kantor BPOM Jakarta, Rabu (8/4).
Kebijakan tersebut juga diambil setelah meninggalnya dokter magang Andito Mohammad Wibisono akibat tertular campak di Cianjur.
NAKES DAN DOKTER MAGANG JADI PRIORITAS
Total sasaran prioritas vaksinasi dewasa mencapai sekitar 290 ribu orang.(CNA Indonesia)












