Example floating
Example floating
Example 728x250
DPRD Maluku

Laitupa, Sebagai Kader Militan Saya Siap Rebut Kursi PAN Maluku.

3
×

Laitupa, Sebagai Kader Militan Saya Siap Rebut Kursi PAN Maluku.

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Ambon,malukubisa.net/-Partai Amanat Nasional (PAN) Maluku Dalam waktu dekat akan melaksankan Musyawarah luar biasa dalam rangkah mencari figur Ketua DPW yang baru peride 5 Tahun kedepan mengingat Masa jabtan ketua DPW yang disi oleh Patriwi Widya akan segera berkahir

Anggota DPRD Maluku Wahid Laitupa dari Fraksi PAN menyatakan keinginannya untuk Maju merebut Kursi Ketua  yang diisi oleh istri manatan Gubernur Maluku Murad ismail,” Ujar Laitupa kepada media Senin 13/1/2024

Example 300x600

Dikatakanya, Sebagai kader partai tentu saya juga ingin merebut kursi Ketua DPW PAN. Kenapa?, karena memang saya ini adalah kader militan, kader murni yang lahir pertama menjadi ketua ranting partai di desa Leihitu, kemudian menjadi ketua PAN di Kecamatan, setalah itu menjadi ketua di DPD PAN Maluku Tengah, dan sudah pernah menjadi ketua DPW PAN Maluku, tapi dalam perjalanannya ada kebijakan yang kemudian saya digantikan oleh saudari Widya Pratiwi.

Terlepas dari pada pengurus DPP PAN, selaku kader partai harus siap untuk berkompetisi dalam perebutan kursi ketua DPW PAN Maluku, Ucapnya dengan nada optimis.

Optimisme saya karena memang pada Pileg 2024 kemaren, saya merasa bahwa keberhasilan saya luar biasa, tentu mekanisme dan prosedural dalam AD/ART Partai terhadap proses Muswil itu sudah jelas, pungkasnya.

kami tidak memilih satu formatur tunggal, tetapi memilih adalah formatur yang berjumlah kurang lebih empat orang, dari jumlah formatur itu kemudian akan ditetapkan DPP. Jadi tidak ada istilah pilih formatur tunggal, sistem kita seperti Muhammadiyah

Selanjutnya “Memilih formatur dari jumlah calon itu sekian orang dan nanti mendapat rekomendasi dan keabsahan dari DPP kurang lebih sekitar empat orang, dari empat orang itu baru kemudian nanti peserta memilih disini,”

Ia menambahkan,tidak menentukan pemenang pertama, pemenang kedua, pemenang ketiga atau empat, intinya adalah empat formatur yang nanti dikirim oleh DPP ke sini, itu menjadi pilihan dari kader-kader kita di tingkat DPRD maupun DPC. Ungkap wahid

Pilihan itu lalu kemudian tidak menentukan juga siapa yang menjadi pemenang, tidak ada. Baik itu siapa suara terbanyak kesatu, kedua, ketiga maupun empat, itu dikembalikan lagi kepada ke empat formatur itu, untuk kemudian musyawarah. Jika tidak dapat musyawarah, maka dikembalikan kepada DPP untuk mengambil keputusan. Bebernya

Lanjutnya “Tentu ini juga, setelah Muswil selesai kemudian kami dipanggil ke Jakarta untuk fit and proper test untuk menentukan kelayakan kepada setiap kandidat itu”

Jadi tidak serta merta dukungan dari pada teman-teman peserta di tingkat DPD maupun tingkat kecamatan, lalu dianggap itu keabsahannya, terkecuali ada calon tunggal. Tapi ada teman-teman di PAN ada yang mau maju, saya juga ingin maju, Widya Pratiwi juga dan ada yang lain-lain juga pasti maju, semuanya diberikan kesempatan,” Tutup Laitupa

Example 300250
Example 120x600