Ambon,malukubisa.net/,Minggu 23/11/2025- Walikota Ambon Bodewin Wattimena yang juga Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Ambon menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam membina cabang olahraga sepak bola. Hal tersebut disampaikan dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-87 KONI Tahun 2025.
Dalam sambutannya, Walikota mengatakan bahwa masyarakat kerap mempertanyakan komitmen pemerintah terhadap perkembangan sepak bola, terutama ketika dirinya membuka sejumlah turnamen gawang mini di berbagai kesempatan.
“Bagi masyarakat, sepak bola bukan sekadar olahraga, tetapi sesuatu yang bernilai besar dan mampu mempersatukan,” ujarnya.
Sejak terpilih sebagai Ketua KONI Kota Ambon, ia berkomitmen menggerakkan kembali geliat sepak bola di daerah. Salah satu langkah yang telah dilakukan adalah menghidupkan kembali Pesta Ambon, yang dianggap sebagai wadah pembinaan dan regenerasi atlet muda.
Walikota menjelaskan bahwa turnamen sepak bola U-20 yang saat ini digelar akan menjadi agenda rutin. Ke depan, KONI Kota Ambon juga akan menyiapkan kompetisi untuk kategori usia 13, 15, dan 17 tahun sesuai regulasi PSSI.
“Walaupun Maluku belum memiliki klub profesional seperti Makhluk United, tetapi Kota Ambon harus tetap menjadi gudang talenta sepak bola,” tegasnya.
Ia juga berencana menghidupkan kembali sejumlah turnamen bergengsi, seperti Piala Walikota, Piala Soekarno, dan Piala Gubernur yang dahulu pernah mewarnai kompetisi sepak bola di Halong. Menurutnya, menurunnya jumlah klub sepak bola di Kota Ambon menjadi salah satu akibat dari kurangnya kegiatan kompetitif.
“Dulu kita punya Foodlus, Kuda Laut, Virgin, Maluku Utara, dan banyak klub lainnya. Sekarang tinggal delapan. Kita harus menghidupkan sepak bola agar tidak terus mengalami mati suri,” katanya.
Selain pembinaan jangka panjang, turnamen U-20 ini juga menjadi ajang seleksi atlet untuk persiapan Pekan Olahraga Provinsi Maluku (POPMAL) 2026, di mana Kota Ambon akan menurunkan tim terbaik.
Walikota juga menyinggung pentingnya sportivitas, termasuk peran wasit sebagai pengendali lapangan yang harus dihormati oleh seluruh pemain.
“Wasit sangat penting. Tunjukkan sportivitas, karena kalian adalah generasi masa depan Kota Ambon,” pesannya.
Meski Kota Ambon saat ini belum memiliki stadion representatif, Walikota optimistis bahwa fasilitas olahraga tersebut akan terwujud di masa mendatang sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam memajukan olahraga.
Kegiatan dibuka dengan tendangan oleh ketua KONI Kota Ambon serta ajakan agar seluruh peserta turnamen bertanding dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi nilai sportifitas,” Tutup Wattimena.












