Example floating
Example floating
Example 728x250
Polresta AmbonUncategorized

Polsek Nusaniwe Rangkul Pemuda Gereja, Tanamkan Kesadaran Hukum Sejak Dini

43
×

Polsek Nusaniwe Rangkul Pemuda Gereja, Tanamkan Kesadaran Hukum Sejak Dini

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Ambon.malukubisa.net/-Polsek Nusaniwe terus memperkuat pendekatan persuasif dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dengan menyentuh langsung kalangan generasi muda gereja.Kamis (26/2/2026) pukul 19.30 WIT, bertempat di Gedung Gereja GPM Rehoboth Batu Gantung, Kelurahan Kudamati, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon,

Kapolsek Nusaniwe memberikan himbauan dan edukasi Kamtibmas kepada para pemuda peserta katekisasi Jemaat GPM Rehoboth.Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada para pemuda tentang pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

Example 300x600

Selain itu, para peserta juga dibekali kesadaran hukum sejak dini agar tidak terjerumus dalam berbagai bentuk kenakalan remaja.Dalam penyampaiannya,

Kapolsek Nusaniwe menekankan bahaya tawuran, penyalahgunaan narkoba, balapan liar, hingga penyebaran hoaks yang dapat memicu konflik sosial.

Ia mengingatkan bahwa generasi muda merupakan aset penting gereja dan bangsa yang harus dijaga dari pengaruh negatif.“Pemuda gereja harus menjadi pelopor kedamaian dan teladan di tengah masyarakat. Jangan mudah terprovokasi atau terlibat dalam tindakan yang melanggar hukum,” tegasnya.Melalui kegiatan ini,

Polsek Nusaniwe berharap terjalin sinergi yang kuat antara aparat kepolisian, gereja, dan generasi muda dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Kecamatan Nusaniwe, khususnya Kota Ambon secara umum.

Example 300250
Example 120x600
Perempuan Ditemukan Tewas di Muara Wai Ruhu, Polisi Selidiki Penyebab Kematian POLRESTA PULAU AMBON DAN P.P. LEASE – Warga dikejutkan dengan penemuan sesosok jenazah perempuan di Muara Sungai Wai Ruhu, tepatnya di bawah Jembatan Merah Putih, Negeri Hative Kecil, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Senin (18/05/2026) dini hari. Jenazah pertama kali ditemukan oleh seorang pengemudi Maxim bernama Markus Lappi sekitar pukul 04.30 WIT saat melintas di kawasan tersebut. Saat hendak buang air, saksi melihat tubuh korban dalam posisi tengkurap di muara sungai dan segera melaporkan kejadian itu ke Pos PRC Dit Samapta Polda Maluku. Kapolsek Sirimau IPTU Bastian Tuhuteru, S.Pd mengatakan, korban ditemukan mengenakan kaos lengan panjang warna coklat dan celana panjang bermotif bunga. Posisi tubuh korban sebagian berada di daratan dan sebagian lainnya masih berada di dalam air. “Mendapat laporan warga, personel langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan serta proses evakuasi sambil menunggu Tim Identifikasi Polresta Ambon,” jelas Kapolsek. Tim Identifikasi Polresta Ambon tiba di lokasi sekitar pukul 07.51 WIT dan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta identifikasi awal terhadap korban. Selanjutnya jenazah dibawa ke ruang jenazah RS Bhayangkara Tantui Ambon untuk pemeriksaan lebih lanjut. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dokter RS Bhayangkara Tantui, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi memperkirakan korban meninggal kurang dari dua jam sebelum ditemukan warga. Dari pemeriksaan identitas sementara menggunakan perangkat Tim Identifikasi, korban diketahui bernama Tuti Rahmawati Souwakil (31). Namun pihak kepolisian masih mendalami keabsahan identitas dan alamat korban. Informasi dari warga sekitar menyebutkan korban diduga merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Meski demikian, polisi menegaskan penyebab pasti kematian masih dalam penyelidikan. Saat ini jenazah masih berada di RS Bhayangkara Tantui Ambon, sementara aparat kepolisian terus mengumpulkan keterangan dan bukti guna mengungkap penyebab meninggalnya korban.
Polresta Ambon

Ambon,Malukubisa.net-Warga dikejutkan dengan penemuan sesosok jenazah perempuan di…