Namlea,Malukubisa.net-14 November 2025 Kegiatan Gelar Karya Workshop Tari Cefal Geba Mua sukses dilaksanakan di Gedung Juang Kabupaten Buru. Kegiatan ini digagas oleh pegiat seni muda, Feni Ayu Lestari, SE, melalui program Bantuan Dana Fasilitasi Pemajuan Kebudayaan (FPK) dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XX Provinsi Maluku.
Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan BPK Wilayah XX, yakni Marchian Talahatu, S.Ds, dan Yunus Lattuputy; Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buru; Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buru; Kepala Desa Namlea; para kepala sekolah SMA/SMK Kecamatan Namlea; serta pelaku seni, tokoh adat, dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Marchian Talahatu menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Kepala Bidang Kebudayaan Kabupaten Buru, Edwin S. Prihartanto, S.Pd., M.Pd. Ia menegaskan bahwa Kabid Kebudayaan telah menunjukkan inovasi dan komitmen kuat dalam membangun kolaborasi dengan BPK Wilayah XX, khususnya dalam upaya pemajuan kebudayaan.
Melalui kerja sama tersebut, Kabupaten Buru tercatat sebagai daerah penerima Bantuan FPK terbanyak dalam satu tahap, yakni lima proposal yang berhasil lolos sekaligus. Menurut Marchian, capaian ini menjadi sejarah baru bagi Kabupaten Buru dan bukti kesungguhan pemerintah daerah dalam mendorong pelestarian budaya.
Ia juga menyampaikan bahwa langkah strategis yang dilakukan Kepala Bidang Kebudayaan merupakan upaya penting untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya daerah. Dengan adanya ruang pembelajaran seperti workshop Tari Cefal Geba Mua, generasi muda didorong untuk aktif dalam kegiatan positif yang memperkuat identitas budaya lokal.
Kegiatan Gelar Karya Workshop Tari Cefal Geba Mua resmi dibuka oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buru, Juana Umarternate, S.Pd., M.Pd., yang mewakili Kepala Dinas, didampingi oleh Kepala Bidang Kebudayaan. Pembukaan ini menandai dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pelestarian dan pengembangan seni tradisi di Kabupaten Buru.
Melalui kegiatan ini, para peserta berkesempatan mempelajari teknik, filosofi, serta nilai-nilai budaya yang terkandung dalam Tari Cefal Geba Mua. Workshop ini diharapkan menjadi momentum penting dalam merawat warisan budaya serta melahirkan generasi muda yang kreatif, berkarakter, dan bangga terhadap budaya Buru.















