Example floating
Example floating
Example 728x250
PemerintahanPemkot Ambon

Safari Belajar K3S Teluk Ambon, Lisa Wattimena: Dari Sekolah Kita Belajar Menjadi Saudara

207
×

Safari Belajar K3S Teluk Ambon, Lisa Wattimena: Dari Sekolah Kita Belajar Menjadi Saudara

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

AMBON,Malukubisa.net-Belajar bagi anak-anak bukan hanya tentang buku dan ruang kelas. Melalui perjumpaan, bermain, berbagi pengalaman, dan membangun persahabatan, anak-anak juga belajar tentang kehidupan dan arti kebersamaan.

Pesan tersebut disampaikan Bunda Guru Kota Ambon, Lisa Wattimena, saat menghadiri kegiatan Safari Belajar Murid Kelompok Kerja Kepala Sekolah Dasar (K3S) Kecamatan Teluk Ambon Tahun 2026, yang berlangsung di SD Negeri 1, 2, dan 3 Poka, Selasa (15/09/2026).

Example 300x600

Mengusung tema “Kolaborasi Hebat, Wujudkan Kebersamaan dalam Bingkai Orang Basudara”, kegiatan ini menjadi ruang bagi murid dari sejumlah sekolah untuk mendapatkan pengalaman belajar di luar kelas sekaligus mengenal dan membangun persahabatan dengan teman-teman baru.

Lisa mengapresiasi K3S SD Kecamatan Teluk Ambon, para kepala sekolah, guru, serta seluruh pihak yang telah menggagas dan menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurutnya, Safari Belajar memberikan suasana berbeda bagi anak-anak untuk belajar secara lebih menyenangkan. Di luar kelas, murid dapat belajar melalui pengamatan, interaksi, permainan, diskusi, hingga kerja sama dengan teman-teman dari sekolah lain.

“Safari Belajar menjadi wadah yang baik bagi anak-anak untuk memperoleh pengalaman langsung di luar ruang kelas. Dengan begitu, belajar menjadi lebih menyenangkan, bermakna, dan dekat dengan kehidupan mereka,” ujar Lisa.

Ia menambahkan, proses belajar juga menjadi kesempatan bagi anak untuk membangun karakter. Ketika bertemu dengan teman baru, anak belajar berkomunikasi, menghargai perbedaan, saling membantu, dan bekerja bersama.

“Dari perjumpaan seperti ini, anak-anak tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga belajar menjadi pribadi yang peduli, kreatif, percaya diri, dan mampu menghargai orang lain,” katanya.

Lisa juga mengingatkan pentingnya menanamkan nilai orang basudara sejak usia dini. Menurutnya, persaudaraan merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat Maluku yang harus terus diwariskan kepada generasi muda.

“Orang basudara mengajarkan kita untuk saling menghargai, saling membantu, dan tetap hidup dalam persaudaraan walaupun kita memiliki perbedaan,” ungkapnya.

Kepada para murid, Lisa berpesan agar tidak menjadikan perbedaan sebagai alasan untuk menjauh, tetapi sebagai kesempatan untuk saling mengenal dan belajar satu sama lain.

“Jangan takut dengan perbedaan. Justru dari perbedaan itu kita bisa belajar, berteman, dan menjadi lebih kuat dalam kebersamaan sebagai orang basudara,” pesannya.

Lisa berharap Safari Belajar tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, tetapi dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari pembelajaran yang membangun pengetahuan sekaligus karakter anak.

Ia mengajak para murid untuk menikmati setiap proses selama kegiatan dengan berani bertanya, mengamati, berbagi, dan membuka diri terhadap teman-teman baru.

“Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar dan bersahabat. Bawa pulang bukan hanya pengetahuan, tetapi juga pengalaman dan nilai persaudaraan,” tandas Lisa.

Ia pun berharap pengalaman tersebut dapat menjadi bekal bagi anak-anak untuk tumbuh sebagai generasi Kota Ambon yang cerdas, berkarakter, peduli terhadap sesama, serta mampu menjaga persaudaraan di tengah keberagaman.

“Selamat mengikuti Safari Belajar. Belajarlah dengan gembira, berteman dengan siapa saja, dan terus jaga semangat orang basudara,” pungkasnya.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *