Example floating
Example floating
Example 728x250
PemerintahanPemkot Ambon

Bunda PAUD Ambon Dukung Program Guru Kunjung, Perluas Akses Pendidikan Anak Usia Dini

79
×

Bunda PAUD Ambon Dukung Program Guru Kunjung, Perluas Akses Pendidikan Anak Usia Dini

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

AMBON,Bunda PAUD Kota Ambon, Lisa Wattimena, mengunjungi PAUD Ceria di Dusun Air Manis, Negeri Laha, Rabu (22/7/2026), sebagai bentuk dukungan terhadap program Guru Kunjung dan Alat Permainan Edukatif (APE) Keliling yang diinisiasi Dinas Pendidikan Kota Ambon melalui Sanggar Kegiatan Belajar (SKB).

Dalam kunjungan tersebut, Lisa didampingi Raja Negeri Laha Muhammad Yasir Mewar, Kepala Bidang PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Kota Ambon Titin Yasmu Budiatin, tim SKB Kota Ambon, serta perwakilan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Ia berinteraksi langsung dengan anak-anak melalui kegiatan belajar sambil bermain menggunakan APE serta mengajak para orang tua untuk memberikan pendidikan sejak usia dini kepada anak-anak mereka.

Example 300x600

Lisa menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter, kemampuan bersosialisasi, serta kesiapan anak sebelum memasuki jenjang Sekolah Dasar.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon, Ferdinand Tasso, menjelaskan bahwa Program Guru Kunjung merupakan strategi jemput bola untuk menghadirkan layanan PAUD bagi anak-anak di desa, negeri, dan kelurahan yang belum memiliki akses pendidikan usia dini.

Menurut Ferdinand, program tersebut telah menunjukkan hasil positif dengan meningkatnya Angka Partisipasi Sekolah (APS) PAUD di Kota Ambon dari 59,11 persen pada 2024 menjadi 75,5 persen pada 2025. Meski demikian, masih terdapat sekitar 24,5 persen anak usia PAUD yang belum terlayani, serta tiga wilayah yang belum memiliki lembaga PAUD, yakni Negeri Ema, Desa Latta, dan Negeri Hukurila.

Ia menambahkan, jumlah lembaga PAUD di Kota Ambon juga meningkat dari 195 lembaga pada 2025 menjadi 199 lembaga pada 2026. Pendekatan Guru Kunjung dinilai lebih efektif karena mampu menghadirkan layanan pendidikan tanpa harus menunggu pembangunan lembaga baru, sekaligus mendampingi masyarakat hingga mampu mengelola PAUD secara mandiri.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *