Example floating
Example floating
Example 728x250
PemerintahanPemkot Ambon

Industri Kopi Ambon Dinilai Jadi Peluang Besar bagi Anak Muda Maluku

12
×

Industri Kopi Ambon Dinilai Jadi Peluang Besar bagi Anak Muda Maluku

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

AMBON,Malukubisa.net-Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menilai perkembangan industri kopi di Kota Ambon dan Maluku kini membuka peluang besar bagi generasi muda untuk berkembang di sektor ekonomi kreatif dan usaha mandiri.

Hal itu disampaikan Wattimena saat membuka Pelatihan dan Uji Kompetensi Skema Barista dan Roaster dalam kegiatan “Moluccas Coffee Party Batch I Tahun 2026” di Aula SMP Negeri 2 Ambon, Kamis (21/5/2026).

Example 300x600

Menurutnya, kopi saat ini bukan lagi sekadar minuman, tetapi telah menjadi bagian dari gaya hidup, budaya, hingga identitas masyarakat modern. Kondisi tersebut membuat industri kopi terus tumbuh dan memiliki pasar yang menjanjikan.

“Kopi hari ini bukan sekadar minuman. Kopi sudah menjadi identitas, budaya, bahkan bagian dari cerita kehidupan masyarakat kita,” ujar Wattimena.

Ia mengatakan, meningkatnya jumlah coffee shop di Kota Ambon menjadi indikator bahwa minat masyarakat terhadap usaha kopi terus berkembang. Selain menjadi tempat berkumpul anak muda, bisnis kopi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru dan menggerakkan sektor UMKM.

Wattimena bahkan mencontohkan salah satu pelaku usaha kopi di kawasan JMP Galala yang pada masa awal usaha mampu menjual hingga 500 cup kopi per hari.

“Ini membuktikan bahwa peluang usaha kopi di Kota Ambon sangat menjanjikan apabila ditekuni dengan serius dan profesional,” katanya.

Selain potensi bisnis, Wali Kota juga menyoroti keberadaan kopi lokal Maluku yang memiliki cita rasa khas dan bernilai ekonomi tinggi. Salah satunya adalah Kopi Tunei yang disebut sebagai kekayaan asli daerah.

“Maluku memiliki potensi kopi lokal yang luar biasa. Kopi Tunei adalah kopi asli yang tumbuh dan hidup di tanah Maluku,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pelatihan dan sertifikasi profesi seperti Moluccas Coffee Party menjadi langkah penting untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia di bidang industri kopi agar mampu bersaing secara nasional.

Menurut Wattimena, pengembangan industri kopi juga sejalan dengan arah pembangunan Kota Ambon yang bertumpu pada sektor jasa, perdagangan, pariwisata, dan ekonomi kreatif.

“Kita mengandalkan sektor jasa, perdagangan, pariwisata, dan ekonomi kreatif sebagai kekuatan utama pembangunan daerah,” jelasnya.

Pemerintah Kota Ambon, lanjut dia, akan terus mendukung pengembangan kopi lokal melalui penyediaan ruang usaha hingga pengembangan budidaya kopi di kawasan Soya.

Di akhir sambutannya, Wattimena mengajak generasi muda Maluku untuk memanfaatkan peluang di industri kopi dengan terus belajar dan meningkatkan keterampilan.

“Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar dan berkembang. Anak-anak muda Maluku tidak kalah dengan daerah lain,” tandasnya.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *