Ambon,Malukubisa.net-Wakil Wali Kota Ely Toisutta menegaskan bahwa perjalanan hampir satu abad Tarekat Maria Mediatrix merupakan kesaksian iman yang nyata sekaligus kontribusi sosial yang konsisten bagi masyarakat.
Hal itu disampaikannya dalam sambutan pada Pencanangan Yubileum 100 Tahun Tarekat Maria Mediatrix di Catholic Center, Jumat (1/5/2026).
Toisutta, menyebut selama 99 tahun para suster telah menunjukkan dedikasi melalui karya di bidang pendidikan, kesehatan, dan pelayanan sosial.
“Perjalanan ini bukan sekadar angka, tetapi bukti nyata pengabdian yang tulus kepada gereja dan masyarakat,” ungkapnya.
Ia menyoroti tema perayaan, “Berakar dalam Yesus, Berbuah bagi Dunia,” sebagai refleksi spiritual yang mendalam.
Menurutnya, tema tersebut mengingatkan bahwa sumber kekuatan dan kehidupan sejati berasal dari iman, yang kemudian melahirkan buah pelayanan, pengabdian, dan kesaksian hidup di tengah masyarakat.
Momentum yubileum, lanjut Toisutta, tidak hanya menjadi ungkapan syukur, tetapi juga kesempatan untuk pembaruan komitmen.
Ia mendorong agar Tarekat Maria Mediatrix terus memperkuat pelayanan serta memperluas karya kasih, terutama bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan.
Pemerintah Kota Ambon, kata dia,memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi tarekat tersebut. Kehadiran para suster dinilai tidak hanya memperkuat kehidupan umat, tetapi juga berperan dalam membangun masyarakat yang lebih peduli, inklusif, dan berdaya.
“Tolehan sejarah ini juga menjadi panggilan untuk terus merawat persaudaraan lintas suku, budaya, dan agama, demi menciptakan damai, persatuan, dan kesejahteraan di Maluku,” katanya.
Di akhir sambutannya, Toisutta menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh keluarga besar Tarekat Maria Mediatrix, seraya berharap rangkaian perayaan menuju satu abad berjalan lancar dan semakin memperkuat pelayanan di masa mendatang.












