Example floating
Example floating
Example 728x250
Pemkot Ambon

Lisa Wattimena kunjungi Dua Posyandu, Tegaskan Disiplin Orang Tua dan Pelayanan Ramah Kader

138
×

Lisa Wattimena kunjungi Dua Posyandu, Tegaskan Disiplin Orang Tua dan Pelayanan Ramah Kader

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Ambon,malukubisa.net/-Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Ambon, Lisa Wattimena, melakukan kunjungan ke Posyandu Nahel 2 di Negeri Amahusu dan Posyandu Irene di Negeri Latuhalat, Kamis (19/2/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia menegaskan pentingnya peran aktif orang tua dan pelayanan humanis dari para kader demi optimalnya tumbuh kembang anak.

Example 300x600

Lisa mengingatkan para orang tua agar tidak lalai membawa anak ke Posyandu setiap bulan. Menurutnya, Posyandu menjadi garda terdepan dalam memantau pertumbuhan dan perkembangan anak sejak dini, sehingga berbagai persoalan kesehatan bisa terdeteksi lebih awal.

“Jangan malas datang ke Posyandu. Di sinilah tumbuh kembang anak dikontrol secara rutin,” tegasnya.

Kepada para kader, Lisa berpesan agar selalu memberikan pelayanan yang ramah dan bersahabat. Ia menilai sikap kader sangat menentukan minat masyarakat untuk datang ke Posyandu.

“Kalau kader bersikap ramah, orang tua dan anak pasti merasa nyaman. Tapi kalau galak, masyarakat bisa enggan datang. Ini yang harus kita hindari,” ujarnya.

Selain layanan kesehatan, Lisa juga mendorong orang tua yang memiliki anak usia 3 tahun ke atas untuk mulai memasukkan anak ke Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Ia menjelaskan bahwa PAUD berperan penting dalam menstimulasi perkembangan motorik, kognitif, bahasa, dan sosial anak, sehingga lebih siap memasuki jenjang pendidikan selanjutnya.

Dalam kesempatan itu, Lisa menegaskan bahwa Posyandu bukan sekadar tempat layanan kesehatan bulanan, tetapi juga menjadi ruang aspirasi masyarakat. Bersama sejumlah pimpinan OPD yang turut hadir, ia memastikan Pemerintah Kota Ambon hadir hingga ke tingkat paling bawah.

“Masyarakat bisa menyampaikan saran dan keluhan melalui Posyandu. Nanti akan diklasifikasikan sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Ia mencontohkan, keluhan terkait air bersih maupun rumah tidak layak huni dapat disampaikan melalui Posyandu untuk ditindaklanjuti oleh instansi terkait.

Lisa juga mengingatkan pentingnya pelaksanaan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), yakni bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketertiban dan perlindungan masyarakat, serta sosial, sebagai bentuk komitmen pelayanan dasar pemerintah kepada masyarakat.

Di Posyandu Irene Latuhalat, Lisa bersama Tim Pembina dan pimpinan OPD turut menyapa para lansia. Ia berharap pelayanan berbasis sistem lima meja—pendaftaran, penimbangan/pengukuran, pencatatan, penyuluhan, dan pemeriksaan kesehatan—dapat terus meningkatkan kualitas kesehatan lansia.

Menurutnya, lansia yang aktif dan kreatif memiliki peluang lebih besar untuk tetap sehat secara fisik, mental, maupun kognitif.

“Lansia harus tetap diberdayakan agar tetap mandiri dan produktif,” tandasnya.

Example 300250
Example 120x600